ILMU SOSIAL DASAR
Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan
1. Analisis oleh anda tentang pertumbuhan penduduk
dunia ?
Penduduk dunia akan mencapai 7,2 miliar jiwa bulan depan dan 10,9 miliar
pada tahun 2100, dengan sebagian besar pertumbuhan akibat angka
kelahiran yang tinggi di negara-negara berkembang, menurut laporan PBB
Jumlah penduduk di negara-negara kurang berkembang diprediksikan akan
meningkat dua kali lipat, dari 898 juta jiwa tahun ini menjadi 1,8
miliar jiwa tahun 2050. Jumlah itu akan meningkat 2,9 miliar jiwa pada
tahun 2100Sebaliknya, penduduk di negara-negara maju dunia meningkat dari 1,25
miliar jiwa tahun ini menjadi sekitar 1,28 miliar pada tahun 2100.
SUMBER : http://analisadaily.com/news/2013/23607/penduduk-dunia-capai-7-2-miliar-jiwa/?year=2013&id=23607&title=penduduk-dunia-capai-7-2-miliar-jiwa
2. Bagaimana hubungan antara kebudayaan dan
kependudukan ?
Sebuah laporan baru memprediksi, Afrika akan mengalami pertumbuhan
penduduk terbesar di dunia antara sekarang dan 2050. Laporan dari Biro
Referensi Penduduk menyebutkan, jumlah penduduk di kawasan termiskin di
dunia itu akan naik lebih dari dua kali, dari 1,1 miliar menjadi 2,4
miliar.
Biro Referensi Penduduk yang berbasis di Washington, DC, mengatakan hal itu akan menjadi pertumbuhan terbesar di dunia dibandingkan kawasan manapun termasuk Asia, yang kini menjadi tempat bermukim sekitar 60 persen orang di dunia.
Sebagian besar kenaikan itu akan terjadi di negara-negara Sub-Sahara Afrika, di mana tingkat kesuburan termasuk tertinggi di dunia. Di sana, jumlah penduduk diperkirakan naik dari 926 juta menjadi hampir 2,2 miliar.
Biro Referensi Penduduk yang berbasis di Washington, DC, mengatakan hal itu akan menjadi pertumbuhan terbesar di dunia dibandingkan kawasan manapun termasuk Asia, yang kini menjadi tempat bermukim sekitar 60 persen orang di dunia.
Sebagian besar kenaikan itu akan terjadi di negara-negara Sub-Sahara Afrika, di mana tingkat kesuburan termasuk tertinggi di dunia. Di sana, jumlah penduduk diperkirakan naik dari 926 juta menjadi hampir 2,2 miliar.
Di beberapa negara Afrika, seperti Niger, angka kelahiran setinggi 7,6
anak untuk tiap perempuan. Menurut Haub, bahkan dengan asumsi angka
kelahiran ini akan menurun terus dalam beberapa puluh tahun mendatang,
penduduk Niger diperkirakan tetap naik hampir empat kali menjelang 2050.
Di masa lalu, pertumbuhan penduduk di banyak negara Afrika diperlambat oleh tingginya angka HIV/AIDS dan kematian bayi. Tetapi membaiknya akses ke perawatan kesehatan sekarang ini di seluruh benua itu membuat orang lebih panjang umur.
Walau itu hal yang baik, kata Haub, negara-negara Afrika kini harus aktif berusaha mengurangi tingkat kesuburan mereka agar di masa depan tidak terjadi lonjakan pertumbuhan penduduk.
Di masa lalu, pertumbuhan penduduk di banyak negara Afrika diperlambat oleh tingginya angka HIV/AIDS dan kematian bayi. Tetapi membaiknya akses ke perawatan kesehatan sekarang ini di seluruh benua itu membuat orang lebih panjang umur.
Walau itu hal yang baik, kata Haub, negara-negara Afrika kini harus aktif berusaha mengurangi tingkat kesuburan mereka agar di masa depan tidak terjadi lonjakan pertumbuhan penduduk.
SUMBER :http://www.voaindonesia.com/content/afrika-akan-alami-pertumbuhan-penduduk-terbesar-di-dunia/1754623.html
3. Jelaskan 7 unsur kebudayaan dan bagaimana cara memelihara unsur tersebut
!
Berdasarkan sejarah kebudayaan, Redfield berpendapat bahwa bentuk
kebudayaan dapat dibagi dua yaitu:
A. Kebudayaan
rendah, kebudayaan rendah bukan yang terjadi sehari-hari, tetapi bisa juga
dikatakan sebagai kebudayaan tinggi. Namun cakupannya tidak seluas kebudayaan
tinggi.
B. Kebudayaan
tinggi, sering dikatakan sebagai peradaban. Contoh dari kebudayaan tinggi yaitu
peradaban Lembah Sungai Nil dan peradaban Mesopotamia.
Koentjaraningrat menyimulkan ada
tujuh unsur-unsur kebudayaan yaitu:
1. Bahasa
Bahasa adalah alat atau perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk
saling berkomunikasi atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun
gerakan (bahasa isyarat), dengan tujuan menyampaikan maksud hati atau kemauan
kepada lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa, manusia dapat
menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata krama masyarakat,
dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat.
Bahasa memiliki beberapa fungsi yang dapat dibagi menjadi fungsi umum dan
fungsi khusus. Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi,
berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi sosial.
Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam
pergaulan sehari-hari, mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah
kuno, dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
Contohnya adalah ketika kita belajar kebudayaan Minangkabau, kita mengenal
Bahasa Minang sebagai alat komunikasi. Bahasa Minang sebagai bahasa
‘kebudayaan’ penanda masyarakat Minangkabau yang sekaligus memnuat pikiran,
ide, gagasan, dan atau apa saja muatan kebudayaannya sehingga dapat bertahan
dan berkembang.
2. Sistem pengetahuan
Secara sederhana, pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui manusia
tentang benda, sifat, keadaan, dan harapan-harapan. Pengetahuan dimiliki oleh
semua suku bangsa di dunia. Mereka memperoleh pengetahuan melalui pengalaman,
intuisi, wahyu, dan berpikir menurut logika, atau percobaan-percobaan yang
bersifat empiris (trial and error).
Yang dimaksudkan system pengetahuan dalam suatu unsur kebudayaan adalah, system
pengetahuan yang menjadi cirri dari kelompok masyarakat tertentu, contohnya
adalah system pengetahuan suku maya yang menjadi dikatakan tempat berkembangnya
ilmu pengetahuan moderen saat ini.
3. Organisasi sosial
Sistem kekerabatan merupakan bagian yang sangat penting dalam struktur
sosial. Meyer Fortes mengemukakan bahwa sistem kekerabatan suatu masyarakat
dapat dipergunakan untuk menggambarkan struktur sosial dari masyarakat yang
bersangkutan. Kekerabatan adalah unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa
keluarga yang memiliki hubungan darah atau hubungan perkawinan. Anggota
kekerabatan terdiri atas ayah, ibu, anak, menantu, cucu, kakak, adik, paman,
bibi, kakek, nenek dan seterusnya. Dalam kajian sosiologi-antropologi, ada
beberapa macam kelompok kekerabatan dari yang jumlahnya relatif kecil hingga
besar seperti keluarga ambilineal, klan, fatri, dan paroh masyarakat. Di
masyarakat umum kita juga mengenal kelompok kekerabatan lain seperti keluarga
inti, keluarga luas, keluarga bilateral, dan keluarga unilateral.
Sementara itu, organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk
oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum,
yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa
dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk
organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka
capai sendiri.
Contohnya ketika kita mempelajari kebudayaan Jawa, tentu saja masyarakat
Jawa mempunyai organisasi sosial. Organisai sosial masyarakat Jawa yang mapan
menjadikan perekat tatanan sosial yang bagus. Kita mengenal masyarakat Jawa
yang tingkat kebudyaannya tinggi. Kita tidak membahasnya lebih dalam.
4. Sistem peralatan hidup dan teknologi
Teknologi menyangkut cara-cara atau teknik memproduksi, memakai, serta
memelihara segala peralatan dan perlengkapan. Teknologi muncul dalam cara-cara
manusia mengorganisasikan masyarakat, dalam cara-cara mengekspresikan rasa
keindahan, atau dalam memproduksi hasil-hasil kesenian.
Masyarakat kecil yang berpindah-pindah atau masyarakat pedesaan yang hidup
dari pertanian paling sedikit mengenal delapan macam teknologi tradisional
(disebut juga sistem peralatan dan unsur kebudayaan fisik), yaitu:
Contohnya
bila kita tertarik pada kebudayaan Banjar, dalam mendayung kebudayaannya,
masyarakat Banjar memiliki sistem peralatan hidup dan tehnologi. Masyarakat
Banjar sebagai pendukung culture river mempunyai peralatan dan tehnologi khas
yang susah ditandingi masyarakat Nusantara.
5. Sistem mata pencaharian hidup
Di kota-kota besar seperti di
Jakarta mungkin system mata pencaharian hidup sudah tidak termaksud unsure
kebudayaan karena sudah terlalu banyak mata pencaharian yang ada, tetapi
didaerah-daerah tertentu system mata pencaharian hitup masih menjadi unsure
kebudayaan seperti di salah satu bagian NTT, Larantuka hamper semua
masyarakatnya memiliki sistem mata pencaharian sebagai nelayan.
6. Sistem religi
Ada kalanya pengetahuan, pemahaman,
dan daya tahan fisik manusia dalam menguasai dan mengungkap rahasia-rahasia
alam sangat terbatas. Secara bersamaan, muncul keyakinan akan adanya penguasa
tertinggi dari sistem jagad raya ini, yang juga mengendalikan manusia sebagai
salah satu bagian jagad raya. Sehubungan dengan itu, baik secara individual
maupun hidup bermasyarakat, manusia tidak dapat dilepaskan dari religi atau
sistem kepercayaan kepada penguasa alam semesta.
Agama dan sistem kepercayaan lainnya
seringkali terintegrasi dengan kebudayaan. Agama (bahasa Inggris: Religion,
yang berasar dari bahasa Latin religare, yang berarti “menambatkan”), adalah
sebuah unsur kebudayaan yang penting dalam sejarah umat manusia. Dictionary of
Philosophy and Religion (Kamus Filosofi dan Agama) mendefinisikan Agama sebagai
berikut:
… sebuah institusi dengan
keanggotaan yang diakui dan biasa berkumpul bersama untuk beribadah, dan
menerima sebuah paket doktrin yang menawarkan hal yang terkait dengan sikap
yang harus diambil oleh individu untuk mendapatkan kebahagiaan sejati.
Agama biasanya memiliki suatu prinsip, seperti “10
Firman” dalam agama Kristen atau “5 rukun Islam” dalam agama Islam.
Kadang-kadang agama dilibatkan dalam sistem pemerintahan, seperti misalnya
dalam sistem teokrasi. Agama juga mempengaruhi kesenian. masyarakat Bali pantas
dijadikan contoh betapa sistem relegi dan kesenian dipadu sedemikia rupa
sehingga menjadi sangat terkenal.
7. Kesenian
kesenian mengacu pada nilai
keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan
yang dinikmati dengan mata ataupun telinga. Sebagai makhluk yang mempunyai cita
rasa tinggi, manusia menghasilkan berbagai corak kesenian mulai dari yang
sederhana hingga perwujudan kesenian yang kompleks.
Kesenian adalah unsur kebudayaan yang paling
mencirikan kelompok masyarakat tertentu, karena hanya terdapat di kelompok
masyarakat itu saja, seperti reok ponorogo, yaitu kesenian khas daerah
Ponorogo.
Sumber :http://cahyamenethil.wordpress.com
4. Bagaimana hubungan kebudayaan dan kepribadian
masyarakat ?
Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.
Secara sederhana hubungan antara manusia dengan kebudayaan ketika manusia sebagai perilaku kebudayaan,dan kebudayaan tersebut merupakan objek yang dilaksanakan sehari-hari oleh manusia
Di dunia sosiologi manusia dengan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal,maksudnya walaupun keduanya berbeda tetapi merupakan satu kesatuan yang butuh,ketika manusia menciptakan kebudayaan,dan kebudayaan itu tercipta oleh manusia.
SUMBER :http://parkjiyoung.wordpress.com
5. Apa yang dimaksud dengan kebudayaan barat ? Bagaimana cara kita sebagai bangsa Indonesia menyaring kebudayaan tersebut ?
Dewasa
ini kebudayaan barat sedang naik daun, termasuk di negara kita
Indonesia. Pada dasarnya, kebudayaan barat banyak memberikan dampak
positif dalam berbagai bidang. Akan tetapi, jika masuknya kebudayaan
barat itu tidak kita saring atau kita terima secara mentah begitu saja
juga dapat memberikan dampak negatif dalam beberapa bidang kehidupan.
Sekarang ini banyak hal-hal baru yang mengacu pada kebudayaan barat.
Sedangkan kebudayaan tradisional sedikit demi sedikit mulai tereleminasi
karena kalah popularitas dengan kebudayaan barat.
Lanjut
ke topik utama, saya akan memaparkan bebarapa dampak dari kebudayaan
barat baik untuk diri kita sendiri atau untuk negara kita.
Dampak positif yang dapat kita ambil dari kebudayaan barat misalnya:
a)
Kemajuan teknologi mereka (orang-orang barat) yang sudah semakin maju
dapat membantu kita memudahkan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari
dengan bantuan alat-alat elektronik canggih yang mereka ciptakan.
b)
Dalam bidang politik, Negara barat cenderung menggunakan system
demokrasi. Hal itu menginspirasikan pemerintahan Negara kita untuk
mengunakan sitem pemerintahan yang terbuka dan demokratis.
c)
Dalam bidang sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir mereka yang
baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa
barat yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa.
Sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan dari kebudayaan barat diantaranya:
a)
Generasi muda sekarang lebih suka meniru gaya orang-orang barat,
misalnya trend mode berbusana. Anak muda zaman sekarang lebih suka
menggunakan barang-barang eksport dan berbusana yang minim-minim
sehingga menyebabkan kurangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri.
b)
Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian
antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang
tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.
c)
pergaulan masyarakat barat yang bebas mulai memengaruhi budaya
Indonesia yang sebelumya lebih beradab. Kebebasan yang kelewat batas
itu sebenarnya tidak cocok dengan nilai-nilai kebudayaan kita. Misalnya
saja free sex yang sekarang ini marak terjadi di Negara kita.
Padahal hal itu sangat bertentangan dengan kebudayaan kita yang
menjunjung tinggi norma kesusilaan.
d)
Kurangnya rasa hormat tehadap orangtua dan tidak peduli terhadap
lingkungan juga merupakan dampak yang ditimbulkan dari kebudayaan barat
yang menganut kebebasan sehingga mereka bertindak sesuka hatinya.
Dari
pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa dibanding dampak positif
yang dapat kita peroleh, kita malah lebih banyak mendapatkan dampak
negatifnya. Oleh karena itu marilah kita antisipasi dampak negatif yang
ditimbulkannya dengan mulai mencintai budaya negara kita sendiri. Toh,
budaya tradisional kita juga tak kalah menarik dan bermartabatnya di
kalangan dunia. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa.
Selain itu, kita juga harus lebih selektif dalam menerima pengaruh
dari kebudayaan barat. Tidak lupa juga, tanamkan ajaran-ajaran agama
dengan sebaik-baiknya agar kita dapat terhindar dari pengaruh negatif
yang ditimbulkannya.
Komentar
Posting Komentar